Translate

Senin, 19 Oktober 2015

Lirik lagu Dana Paramita

~  Dana Paramita ~

Marilah kita berdana
Dengan hati ikhlas rela
S’moga kita di berkahi
Oleh Buddha Maha Suci

Berdanalah kita semua
Untuk kepentingan dharma
S’moga karma baik kita
Di rahmati maha Buddha

Sabtu, 17 Oktober 2015

Karaniya meta Sutta (Sutta Cinta Kasih)

Karaniya Metta Sutta

1.Karaṇīyamatthakusalena , yantasantaṃ padaṃ abhisamecca;
Sakko ujū ca sūjū ca, suvaco cassa mudu anatimānī.
2.Santussako ca subharo ca, appakicco ca sallahukavutti;
Santindriyo ca nipako ca, appagabbho kulesvananugiddho.
3.Na ca khuddamācare kiñci, yena viññū pare upavadeyyuṃ;
Sukhinova khemino hontu, sabbe sattā bhavantu sukhitattā.
4.Ye keci pāṇabhūtatthi, tasā vā thāvarā vanavasesā;
Dīghā vā yeva mahantā, majjhimā rassakā aṇukathūlā.
5.Diṭṭhā vā yeva adiṭṭhā, ye ca dūre vasanti avidūre;
Bhūtā vā sambhavesī vā, sabbasattā bhavantu sukhitattā.
6.Na paro paraṃ nikubbetha, nātimaññetha katthaci naṃ kañci;
Byārosanā paṭighasaññā, nāññamaññassa dukkhamiccheyya.
7.Mātā yathā niyaṃ puttamāyusā ekaputtamanurakkhe;
Evampi sabbabhūtesu, mānasaṃ bhāvaye aparimāṇaṃ.
8.Mettañca sabbalokasmi, mānasaṃ bhāvaye aparimāṇaṃ;
Uddhaṃ adho ca tiriyañca, asambādhaṃ averamasapattaṃ.
9.Tiṭṭhaṃ caraṃ nisinno vā, sayāno yāvatāssa vigatamiddho;
Etaṃ satiṃ adhiṭṭheyya, brahmametaṃ vihāramidhamāhu.
10.Diṭṭhiñca anupaggamma, sīlavā dassanena sampanno;
Kāmesu vineyya gedhaṃ, na hi jātuggabbhaseyya puna retīti.
Indonesia
karaniya Metta Sutta (Cinta Kasih)
Inilah yang harus dikerjakan
oleh mereka yang tangkas dalam kebaikan.
Untuk mencapai ketenangan,
Ia harus mampu, jujur, sungguh jujur,
Rendah hati, lemah lembut, tiada sombong.
Merasa puas, mudah disokong/dilayani
Tiada sibuk, sederhana hidupnya
Tenang inderanya, berhati-hati
Tahu malu, tak melekat pada keluarga.
Tidak berbuat kesalahan walaupun kecil
yang dapat dicela oleh Para Bijaksana
Hendaklah ia berpikir :
Semoga semua makhluk berbahagia dan tentram,
Semoga semua makhluk berbahagia.
Makhluk hidup apa pun juga
Yang lemah dan kuat tanpa kecuali
Yang panjang atau besar
Yang sedang, pendek, kecil atau gemuk.
Yang tampak atau tidak tampak
Yang jauh atau pun dekat
Yang terlahir atau yang akan lahir
Semoga semua makhluk berbahagia.
Jangan menipu orang lain
Atau menghina siapa saja.
Jangan karena marah dan benci
Mengharapkan orang lain celaka.
Bagaikan seorang ibu yang mempertaruhkan jiwanya
Melindungi anaknya yang tunggal,
Demikianlah terhadap semua makhluk
Dipancarkannya pikiran (kasih sayangnya) tanpa batas.
Kasih sayangnya ke segenap alam semesta
Dipancarkannya pikirannya itu tanpa batas
Ke atas, ke bawah dan kesekeliling
Tanpa rintangan, tanpa benci dan permusuhan.
Selagi berdiri, berjalan atau duduk
Atau berbaring, selagi tiada lelap
Ia tekun mengembangkan kesadaran ini
Yang dikatakan : Berdiam dalam Brahma ( Kasih Sayang )
Tidak berpegang pada pandangan salah (tentang atta/aku)
Dengan sila dan penglihatan yang sempurna
Hingga bersih dari nafsu indera
Ia akan bebas dari lingkaran penderitaan.
English
Karaniya Metta Sutta (Loving-kindness)
These are what must be done
by them who are dexterous in kindness
in order to attain peacefulness
He/She must be competent, honest, really honest,
humble, gentle, and have no haughty
Feeling satisfied, easy to be served,
Not complicated; having simple life
Having tranquil sense, very heedfull in every action
Having sense of shame of any bad action, detached from family
Not committing any mistake even the small one
which could be blemished by the Wise
He/She should think:
May all the creatures be happy and serene,
May all the creatures be exultant
Any creature,
The weak and the strong, without exception
The long or the big
The modest, short, small or fat
The visible or the invisible
The far or even the close
The born or the will be born
May all the creatures be happy
Don’t cheat others
Or insulting anybody
Don’t expect any bad things happen to the others
just because of anger and hatred.
Just like a mother who risks her life
Protecting her only child
Thus towards all the creatures
Radiated by her, limitless compassion thought
Her compassion to the whole universe
Radiated by her mind infinitely
To the above, nether, and around
Without any obstacle, without any hatred and hostility
While standing, walking, or sitting
Or bedridding, while awakened
He/She is very diligent in developing this consciousness
Which is called: Being silent in Brahma ( Love)
Not to hold on the wrong sight (about atta/ the “I”)
By sila and perfect sight
Until it’s clean from the passion of the sense
He/She will be free from circle of suffering

Jumat, 16 Oktober 2015

MENGGGANDAKAN KEBAIKAN

Seorang Guru membuat garis sepanjang 10 sentimeter di atas papantulis, lalu berkata: "Anak2, coba perkecil garis ini."

Anak pertama maju kedepan, ia menghapus 2 senti dari garis itu, sekarang menjadi 8 senti. Pak Guru mempersilakan anak kedua. Iapun melakukan hal yg sama, sekarang garisnya tinggal 6 senti. Anak ketiga dan keempat pun maju kedepan, sekarang garis itu tinggal 2 senti.

Terakhir, si Bijak maju kedepan, ia membuat garis yg lebih panjang, sejajar dgn garis yg pertama, yg tinggal 2 sentimeter. Sang Guru menepuk bahunya, "Kau memang bijak. Utk membuat garis itu menjadi kecil, tdk perlu menghapusnya - cukup membuat garis yg lebih besar, & garis pertama akan menjadi kecil dgn sendirinya."

*****

Tak perlu menjelekkan orang lain, krn secara tdk langsung, membicarakan kejelekan orang lain adalah sebuah cara tak jujur utk memuji diri sendiri. Cukup lakukan kebaikan terbaik yg dapat kita lakukan, waktu akan membuktikan kebaikan tsb. Jika di taman bunga kita banyak tanaman pengganggu, tak perlu mencabutinya, cukup tumbuhkan lebih banyak bunga, niscaya tanaman pengganggu akan tertutupi.

Ingat pula, dgn menebarkan wewangian ke sebuah ruangan, kitapun akan mendapat wanginya, sebaliknya jika kita menebarkan bau, kita akan mendapat bau nya.

Semoga Semua Makhluk Berbahagia
AKU ADALAH ARSITEK NASIB KU SENDIRI

   “Aku adalah pemilik karmaku sendiri, pewaris karmaku, lahir dari karmaku, berhubungan dengan karmaku, terlindung oleh karmaku; apapun karma yang kuperbuat, baik maupun buruk, itulah yang akan kuwarisi.”
   Aku hanya menerima buah dari karma yang kuperbuat, orang lain tak dapat menerima buah tersebut, demikian pula aku tak dapat menerima buah dari karma yang diperbuat orang lain.
   “Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang ternoda. Oleh diri sendiri kejahatan tak dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci. Suci atau tidak suci tergantung pada di
ri sendiri; tak seorangpun yang dapat mensucikan orang lain.”
   Demikianlah ungkapan yang tersirat dalam sanubari seorang umat Buddha dalam mengemban tanggung jawab moralnya.

Semoga dengan memahami ini kita dapat menerima segala kenyataan sebagai mana adanya, sehingga kita tidak lagi menderita dan akhirnya kita dapat hidup bahagia.
Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia _(())_

Rabu, 14 Oktober 2015

KETIDAKBERUNTUNGAN

Di sebuah pesta ulang tahun, seorang gadis tengah mengambil gelas minuman, ketika tanpa sengaja seorang anak kecil berlari & menyenggol gelas tsb, hingga isinya tumpah membasahi gaun mahalnya. Sekilas ia sempat melihat baju merah yg dipakai si anak. Dlm cahaya lampu yg redup, matanya mencari kemana si anak baju merah tsb berlari & siapa orangtuanya, "Mereka hrs diberi pelajaran" pikirnya. Ketika pandangannya sampai di sudut ruang, disana ada seorang anak kecil berbaju merah sdg merajuk pd sepasang suami istri. "Tak pelak lagi, pasti merekalah orang tua si anak nakal tsb." Demikianlah, dlm kemarahan ia bergegas mendekati sudut ruangan.

Ia demikian diliputi kejengkelan, sambil berjalan, ia mengingat kembali bbrp kejadian seblm ia sampai di pesta tsb.... Saat sedang berdandan ia mendengar anjingnya menggonggong. Ketika menengok dari jendela, ia melihat kekasihnya sdg berdiri di depan pintu pagar. Blm selesai berdandan, iapun keluar utk membuka pintu. Namun stlh bertatap muka apa yg dikatakan sang kekasih? "Maaf, mungkin kita tdk berjodoh, hubungan kita cukup sampai disini saja." Dan tanpa menoleh lagi, si pemuda segera pergi meninggalkannya yg msh dlm keadaan terbengong2.

Dlm kepedihan, kecewa, juga marah, ia meneruskan berdandan. "Entah apa yg ada dlm pikiran si pemuda bodoh itu, apa kekuranganku, dasar tak tahu diuntung...." Batinnya demikian bergejolak, namun ia tetap teguh akan menghadiri pesta ultah sahabat baiknya.

Di perjalanan, seekor kucing tiba2 melintas, membuatnya mendadak menekan rem mobilnya. Apa lacur, pengendara di belakang tak sempat mengerem, shg menabrak bagian belakang mobilnya. Stlh bersitegang & ada kesepakatan, iapun bersikeras melanjutkan perjalanannya....., hingga terjadilah kejadian tadi.

Sampai di sini, tiba2 dirasakannya bumi bergoyang. Ternyata saat ia berjalan, sepatunya terantuk kabel audio. Iapun jatuh terjerembab, persis di hadapan si anak baju merah & kedua ortunya. Dan yg lbh menyedihkan,
.........
....
.
ternyata 'anak' tsb hanyalah sebuah boneka yg sdg dirapikan oleh sepasang suami istri utk acara berikutnya.

*****

Sebuah cerita yg agak 'lebay' (^_^) tapi mungkin sedikit banyak pernah kita alami, yakni ketika 'ketdkberuntungan' atau 'buah karma buruk' datang bertubi2.

Ada banyak peristiwa dlm hidup ini yg berada di luar jangkauan kemampuan kita, bencana alam, kecelakaan, hama, penyakit menular, dll.. Namun sebenarnya, ada lbh banyak lagi peristiwa yg dpt kita atasi, yaitu ketika kita beREAKSI dg bijak.

Entah sdh berapa banyak karma (=perbuatan) baik atau buruk yg kita lakukan, di banyak kehidupan lampau & kehidupan sekarang. Kita hanya bisa menerima buah (=akibat)nya, namun REAKSI kita akan menentukan seberapa berat akibat tsb. Saat kita dpt menerima 'buah karma buruk' , tdk berkepanjangan, mengulang2 penderitaannya, itu artinya akibat karma buruk tsb hanya sedikit. Sebaliknya, ketika kita kecewa, marah, galau, panik, jengkel, dendam, gelisah dst.... mk akibat yg kita terima justru jadi besar. Dan ketika batin berada dlm kondisi negatif spt itu, benih karma buruk lain akan mudah tumbuh (spt halnya benih tanaman akan tumbuh ketika mendptkan lahan yg sesuai) , shg terjadilah 'ketdkberuntungan' yg bertubi2. Sebaliknya, berpikir & bereaksi positif akan mengkondisikan benih karma baik utk tumbuh.

Selasa, 13 Oktober 2015

Lirik lagu "Hadirkan cinta"

Pernahkah kita renungi
Tentang arah langkah dalam hidup ini
Tebarkanlah cinta kasih di lubuk hati
Agar bahagia terjadi

Sadarlah hai manusia
Berpedoman yang benar agar bahagia
Pancarkanlah cinta kasih pada sesama
Agar bahagia dunia

* Terkadang hati kita pun terpana
Menatap kemilau dunia
Terkadang suara hati pun meronta
Rasakan palsunya dunia

Reff.
Hadirkan cinta satukan rasa di dada
Pancarkan kasih pada sesama
Bahagia semesta
Jauhkan diri dari amarah di hati
Agar seluruh alam berseri
Menyambut indahnya dunia ini

Back to *
Lirik lagu "Sang Guru"

Hanya ada satu guru yang kupuja
guru maha agung serta bijaksana
yang telah memberikan ajaran mulia
membimbing semua makhluk dari samsara

hanya ada satu guru yang kupuja
sang Buddha guru yang maha sempurna
ajaranNya bagaikan pelita
penerang dari gelapnya dunia

Reff:
Bersujudlah semua makhluk dihadapanNya
karena cinta kasih Buddha tiada tara
bergemalah nada kasih lewat DhammaNya
semoga semua makhluk hidup berbahagia